Perubahan Sifat-sifat Fisik Mata Jaringan Insang Hanyut Setelah Digunakan 5, 10, 15, dan 20 Tahun

Gondo Puspito

Abstract


Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perubahan ukuran mata, kekuatan putus mata dan stabilitas simpul jaring insang hanyut setelah pemakaian 5, 10, 15 dan 20 tahun. Ukuran mata awal adalah 2, 5”, 3, 0” and 3, 5”. Hasil pengukuran akan memberikan informasi umur teknis jaring insang. Hasilnya menunjukkan bahwa peningkatan usia pakai menyebabkan ukuran mata menjadi lebih besar. Ini diilustrasikan dengan persamaan UM2,5” = 0, 122t + 6, 106 untuk ukuran mata 2, 5”, UM3,0” = 0, 266t + 7, 314(3, 0”), dan UM3,5” = 0, 0206t + 8, 486(3, 5”). Peningkatan waktu pemakaian akan diikuti oleh penurunan kekuatan putus mata. Penurunan terendah kekuatan putus mata terjadi pada usia pakai 5 tahun. Hubungan keduanya digambarkan dengan persamaan KM2,5” = −1, 51t+11, 12 untuk ukuran mata 2, 5”, KM3,0” = −1, 094t+11, 10(3, 0”), dan KM3,5” = −1, 037t+10, 83(3, 5”). UM adalah ukuran mata, KM kekuatan putus mata dan t waktu pemakaian. Sementara, uji terhadap stabilitas simpul tidak memberikan satu pun pergeseran simpul untuk setiap usia pakai. Dari penelitian ini didapatkan bahwa usia teknis jaring insang adalah 5 tahun.


Full Text:

PDF

References


Alam, M., 2001, Analisis data rancangan percobaan, peubah ganda dan riset operasi, Edisi pertama, Matrik Consultant, Bogor

Steel, R.G.D. dan J. H. Torrie, 1980, Prinsip dan prosedur statistika: Suatu pendekatan biometric, Terjemahan dari Principles and procedures of statistic (oleh Sumantri dan Bambang), PT Gramedia, Jakarta

Murdiyanto, B., 1975, Suatu pengenalan tentang fishing gear material, Proyek Pengembangan Perguruan Tinggi, Institut Pertanian Bogor, Bogor

Robinson, S., 1981, Pengaruh tipe simpul (knot) nylon multifilament terhadap nilai “knot strength”, Karya Ilmiah (tidak dipublikasikan), Fakultas Perikanan, Institut Pertanian Bogor, Bogor

Wicaksono, Y., 2006, Aplikasi excel dalam menganalisis data, Seri solusi bisnis berbasis teknologi informasi, PT Alex Media Komputindo, Jakarta

Soeprijono, P., 1973, Serat-serat tekstil, Institut Teknologi Tekstil, Bandung

Klust, G., 1983a, Bahan jaring untuk alat penangkapan ikan, Terjemahan dari Netting materials for fishing gear (oleh Team BPPI Semarang), Edisi ke-2, BPPI Semarang

Fridman, A.L., 1986, Calculation for fishing gear designs, Fishing News Books Ltd., Cambridge

Ketrinia, R., 1984, Studi perbandingan strength of netting antara knotted netting nylon 210D/9 dengan knotless netting nylon 210D/10, Karya ilmiah (tidak dipublikasikan), Fakultas Perikanan, Institut Pertanian Bogor

Klust, G., 1983b, Fibre rope for fishing, FAO fishing manual, Adlard and Son Ltd., Surrey

Saravanan, D., 2007, UV protection textile materials, AUTEX, volume 7, number 1 (pp. 53-62), http://www.autexrj.org




DOI: https://doi.org/10.36706/jps.v12i3.172

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


   

  

 

 

Creative Commons License

Jurnal Penelitian Sains (JPS) Published by UP2M, Faculty of Mathematic and Natural Science Sriwijaya University is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

 

View My Stats