Pemanfaatan Karet Busa (Spons) Sebagai Model Cetakan pada Pembuatan Keramik Berpori

Ramlan Ramlan

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk membuat keramik berpori dengan teknologi yang sederhana yaitu dengan memanfaatkan struktur lubang pori-pori dari karet busa (spons) sebagai model cetakan. Sebagai bahan baku utama dipilih bahan baku yang berasal dari alam lokal yaitu talk, kwarsa, Al(OH)3, dan bentonit. Sampel hasil dianalisa porositasnya, luas permukaan, distribusi pori-pori serta struktur mikronya. Hasil analisis menunjukkan bahwa luas permukaan terbesar ada pada sampel dengan komposisi 95% kordierit dan 5% bentonit yaitu sebesar 2,18 m2/gram dengan porositas 58,07%, dan bentuk pori seperti karet busa (spons).


Full Text:

PDF

References


Worral, W.E., 1986, Clay and Ceramics Raw Material, University of Leeds, United Kingdom

Mulyadi dan K.S. Hans, 1991, Sintering Keramik Cordierite (2 MgO 2Al2O3 5SiO2), Kumpulan Makalah Simposium Fisika Nasional XIII, Puspiptek, Serpong

Direktorat Pertambangan, 1984, Lempung Bentonit, Info Brosur 5, Dirjen Geologi dan Sumber Daya Mineral, Departemen Pertambangan dan Energi

Ozgen, S. dan Olutfu, 1991, Procedings of the 7th CIMTEC Montecatemi Terme, Italy 24 - 30 June 1990, Elsevier, Amsterdam, p-165

Moulson, A.J. dan J.M. Herbert, 1990, Electroceramics, Chamman & Hall, London, p-104

Norton, F.H., 1974, Elements of Ceramics, Addison-Wesly Reading, Massachuserts, p-135

James, S.R., , Introduction to Principles of Ceramic Processing, John Willey and Sons Inc, New York.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


  

 

Creative Commons License

Jurnal Penelitian Sains (JPS) Published by UP2M, Faculty of Mathematic and Natural Science Sriwijaya University is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

 

View My Stats