Aktivitas Antivirus Simian Retrovirus Serotype-2 (SRV-2) dari Ekstrak Meniran (Phyllanthus niruri) dan Temu Lawak (Curcuma Xanthorrhiza)

Amor Tresna Karyawati

Abstract


Telah diteliti aktivitas antivirus dari ekstrak Meniran (Phyllanthus niruri) dan Temu Lawak (Curcuma xanthorrhiza) terhadap Simian Retrovirus Serotipe-2 (SRV-2). SRV-2 adalah virus penyebab penyakit penurunan kekebalan tubuh pada monyet jenis Macaca (K/SAIDS). SRV-2 berspektrum luas, tidak hanya menyerang sel-sel limfoid tetapi juga sel-sel tubuh lainnya. SRV dapat ditemukan pada berbagai jaringan tubuh dan organ monyet melalui metode polymerase chain reaction (PCR). Daun Meniran dan rimpang Temu Lawak diekstraksi dengan etanol lalu dipekatkan dalam alat penguap-putar. Uji morfologi sel digunakan untuk mempelajari daya toksisitas ekstrak terhadap sel. Konsentrasi ekstrak 100 ppm, 250 ppm, dan 500 ppm ditambahkan pada kultur sel A549 yang telah diinfeksi SRV-2. Aktivitas antivirus dari ekstrak dideteksi dengan teknik Real-Time PCR. Aktivitas antivirus ditentukan berdasarkan cycle threshold (Ct) dari supernatan kultur sel A549 yang diinfeksi SRV-2. Nilai Ct dari supernatan tidak terdeteksi karena jumlah virus terlalu sedikit sebagai akibat dari aktivitas antivirus yang berhasil menekan pertumbuhan virus. 


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
Jurnal Penelitian Sains (JPS) Published by Faculty of Mathematic and Natural Science Sriwijaya University is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.