Bioremediasi Vitro Limbah Industri Penghilangan Minyak Bumi oleh Bakteri Hidrokarbonklastik

Munawar Munawar

Abstract


Penelitian tentang bioremediasi in vitro industri pengilangan minyak bumi oleh bakteri hidrokarbonoklastik telah dilakukan dengan tujuan menentukan kemampuan bakteri hidrokarbonoklastik dalam mendegradasi limbah industri pengilangan minyak bumi yang ditunjukkan oleh perubahan viskositas, hidrokarbon terlarut dan pH. Bakteri yang digunakan sebagai remediator adalah Achromobacter sp, Bacillus brevis dan Pseudomonas vesicularis. Proses bioremediasi dilakukan dalam medium uji yang ditambah limbah industri pengilangan minyak bumi 20% (v/v) dan diinkubasi pada suhu 30°C selama 14 hari dengan kecepatan pengocokan 120 rpm. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa masing-masing bakteri hidrokarbonoklastik yang digunakan mempunyai kekhususan dalam mendegradasi limbah. Achromobacter sp mempunyai kemampuan paling tinggi dalam menurunkan viskositas (dari 54,64 cSt menjadi 28,99 cSt), Bacillus brevis mempunyai kemampuan paling tinggi dalam meningkatkan hidrokarbon terlarut (dari 3,90 x 10-5 g/m3 menjadi 3,75 x 10-4 g/m3), sedangkan Pseudomonas vesicularis mempunyai kemampuan paling tinggi dalam menurunkan pH (menurunkan hingga 35,58%).


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


  

 

Creative Commons License

Jurnal Penelitian Sains (JPS) Published by UP2M, Faculty of Mathematic and Natural Science Sriwijaya University is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

 

View My Stats