Pengaruh Konsentrasi Ekstrak Malt dan Sumber Eksplan Yang Berbeda Terhadap Induksi Tunas Secara Langsung Pada Limau Kue’ (Citrus Sp)

Sri Pertiwi Estuningsih, Anom Wulandari

Abstract


Penelitian pengaruh konsentrasi ekstrak malt dan sumber eksplan yang berbeda terhadap induksi tunas secara langsung pada Limau Kue’ (Citrus sp) secara in vitro telah dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi ekstrak malt dan sumber eksplan terhadap induksi tunas secara langsung. Dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi mengenai pengaruh konsentrasi ekstrak malt dan sumber eksplan terhadap induksi tunas serta sebagai langkah awal propagasi Limau Kue’. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan perlakuan penambahan ekstrak malt dengan 6 taraf konsentrasi yaitu 0, 100, 150, 200, 250 dan 300 mg/L. Semua kombinasi media perlakuan digunakan untuk menanam eksplan (hipokotil, epikotil dan kotiledon) yang berasal dari biji Limau Kue’ yang dikecambahkan secara steril, masing-masing diulang 2 kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada kotiledon dan hipokotil, semua perlakuan yang dicobakan belum mampu menginduksi tumbuhnya tunas, tetapi hanya penginduksi tumbuhnya kalus. Tunas tumbuh hanya pada eksplan epikotil. Tunas paling cepat muncul pada perlakuan M3 (penambahan ekstrak malt 150 mg/L) yaitu 6,5 hari setelah penanaman dengan tinggi kalus yang mencapai paling panjang yaitu 28,9 mm.


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


  

 

Creative Commons License

Jurnal Penelitian Sains (JPS) Published by UP2M, Faculty of Mathematic and Natural Science Sriwijaya University is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

 

View My Stats