Studi Pengaruh Aktivasi Zeolit Terhadap Kadar Garam NaCl Dalam Pembuatan Telur Asin

Bambang Yudono

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh aktivasi zeolit terhadap daya adsorpsi larutan NaCl dan pengaruh zeolit hasil aktivasi sebagai media pengasinan terhadap kadar NaCl yang terdifusi kedalam telur.

Zeolit diaktivasi dengan menggunakan H2SO4 pada berbagai konsentrasi yaitu 2, 4, 6 N. Penentuan daya adsorpsi zeolit dan abu gosok dilakukan pada larutan Na konsentrasi 120 ppm dengan waktu kontak 120 menit. Sedangkan pembuatan telur asin menggunakan cara tradisional. Konsentrasi garam yang ditambahkan kedalam medium pengasinan adalah 25%, pengasinan dilakukan selama 10 hari. Analisa NaCl pada putih dan kuning telur dilakukan menggunakan metode Atomic Emission Spectrofotometric.

Hasil penelitian daya adsorpsi zeolit dan abu gosok terhadap larutan NaCl berkisar antara 1,6088 – 7,5612 mg/g. Hasil penelitian terhadap kadar NaCl dalam putih dan kuning telur masing-masing berkisar antara 3,6307% - 9,1279% dan 1,1413% - 2,669%. Hasil uji organoleptik terhadap telur asin, yang memperoleh skor tertinggi terhadap tekstur, aroma, rasa, warna masing-masing adalah pada perlakuan menggunakan zeolit tanpa aktivasi (6,65), zeolit hasil aitivasi dengan H2SO4 6 N (6,75), zeolit tanpa aktivasi (6,10), zeolit hasil aktivasi dengan H2SO4 6 N (6,80).


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


  

 

Creative Commons License

Jurnal Penelitian Sains (JPS) Published by UP2M, Faculty of Mathematic and Natural Science Sriwijaya University is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

 

View My Stats