Penurunan Bilangan Peroksida pada Minyak Goreng Bekas dengan Menggunakan Adsorben Karbon Aktif dari Tempurung Kelapa Sawit

Poedji Loekitowati H, Nova Yuliasari, Fachriah Fachriah

Abstract


Penelitian penurunan bilangan peroksida dengan menggunahan karbon aktf dari tempurung kelapa sawit pada minyak goreng sawit bekas karena pengaruh lama pemanasan dan penyimpanan telah dilakukan.  Aktivasi karbon dari tempurung kelapa sawit dilakukan dengan NaOH 5 % dan dilakukan uji daya serap karbon aktif  terhadap iodium, metilen biru dan kadar abunya. Minyak goreng sawit dipanaskan selama 1 jam, kemudian ditentukan waktu kesetimbangan terhadap karbon aktif.  Bilangan peroksida pada minyak goreng sawit ditentukan sebelum dan sesudah penambahan karbon aktif pada pemanasan 1,2, dan 3 jam dengan penyimpanan 2, 4, 6, 8, 10 dan I2 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karbon akfif dari tempurung kelapa sawit yang diaktivasi dengan NaOH 5% mempunyai daya serap terhadap iodium 743,634 mg/g, metilen biru : 20,570 mg/g dan kadar abu sebesar 4,13 9‘. Semakin Iama waktu pemanasan dan penyimpanan maka bilangan peroksida cendrung meningkal Persentase penurunan bilangan peroksida pada minyak goreng terbesar adalah 56,52 % dengan lama pemanasan 2 jam don disimpan selama 4 hari.


Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.26554/jps.v0i12.385

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


   

  

 

 

Creative Commons License

Jurnal Penelitian Sains (JPS) Published by UP2M, Faculty of Mathematic and Natural Science Sriwijaya University is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

 

View My Stats