Toksisitas Logam Besi (Fe) pada Ikan Air Tawar

Herliyanto Herliyanto, Dedik Budianta, Hermansyah Hermansyah

Abstract


Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan konsentrasi logam berat (besi) dalam dua spesies ikan konsumsi yaitu ikan Sepat Siam (Trichogaster pectoralis), ikan Betok (Anabas testudineus), beserta air dan sedimen yang diambil dari air kolam limbah pabrik karet di Kelurahan Keramasan, Kecamatan Kertapati, Palembang yang dilakukan pada bulan Maret sampai Juni, 2013. Logam berat ini dianalisa dengan alat AA-7000 Shimadzu, Spektroskopi Serapan Atom (AAS). Konsentrasi logam berat Fe pada ikan Sepat Siam, ikan Betok , air dan sedimen secara berurutan: (2,70 mg/kg ; 2,63 mg/kg ; 1,78 mg/l dan 9353,1 mg/kg). Hasil anali-sa menunjukan bahwa tingkat akumulasi logam Fe melebihi batas baku mutu yang direkomendasikan oleh BPOM RI untuk ikan atau makanan, sehingga ikan yang ada di dalam kolam tersebut tidak layak untuk dikonsumsi manusia. Konsentrasi logam Fe di permukaan air lebih tinggi dari baku mutu yang direkomendasikan oleh pemerintah provinsi Sumatera Selatan, dan berisiko bagi kesehatan manusia. Dibu-tuhkan pengawasan secara terus-menerus terhadap konsentrasi logam berat dalam air permukaan dan ikan di kolam tersebut. Kata kunci : Besi, Toksisitas


Full Text:

PDF

References


Imamsjah, R. 2001. Bahan Kimia Beracun. http://www.w3.journal.unair.ac.d.html Diakses pada 8 Februari 2013.

Mahida, U.N. 2003. Pencemaran Air dan Pemanfaatan Limbah Industri. Penerbit CV. Rajawali. Jakarta.

Moore, J.W. 1991. Inorganic Contaminat of Surface Water. Springer Verlag, New York.

Stumm, W. and J. J. Morgan. 1996. Aquatic chemistry: Chemical equilibria and rates in natural waters. John Wiley & Sons. New York.

Tim IPB. 1976. Laporan Survei Daerah Banjir dan Ra-wa-rawa (Daerah Flood Way) Proyek Irigasi Way Je-para Lampung. IPB. Bogor.

Biesinger, K.E. and Christensen, G.M. 1972. Effects of Various Metals on Survival, Growth, Reproduction, and Metabolism of Dophnia magna, J. Fish. Res. Board Can. 29: 1691.

Danaryanto dan Hadipurwo, 2006. Konservasi Sebagai Upaya Penyelamatan Air Tanah di Indonesia, disam-paikan pada Seminar Nasional Hari Air Dunia 2006. Direktorat Pembinaan Pengusahaan Panas Bumi dan Pengelolaan Air Tanah Direktorat Jenderal Mineral Ba-tubara dan Panas Bumi Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral.

Bury, N.R., Grosell, M., Wood, C.M., Hogstrand, C., Wilson, R.W., Rankin, J.C., Busk, M., Lecklin, T. and Jensen, F.B. 2001 Intestinal iron uptake in the Euro-pean flounder (Platichthys flesus), J Exp Biol.

Withers, P.C. 1992. Comparative Animal Physiology. Saunders College Publishing. London.

Darmono, 2001. Linkungan Hidup dan Pencemaran, Hubungan Toksikologi Senyawa Logam. Universitas Indonesia Press. Jakarta.

Parulian, A. 2009. Monitoring dan Analisis Kadar Alu-minium (Al) dan Besi (Fe) Pada Pengolahan Air Mi-num PDAM Tirtanadi Sunggal. Medan : Pascasarjana – Universitas Sumatera Utara (USU).

Sofyan, I. 2003. Mempelajari Kandungan Sn, Fe dan Pb Dalam Makanan Dalam Kaleng Dengan Spektro-meter Serapan Atom.

Sutrisno, A. 2011, Budidaya Ikan Sepat Siam (Tricho-gaster pectoralis) http://alimansutrisnopspunri.blogspot.com/2011/12/budidaya-sepat-siam-trichogaster.html. Diakses pada 6 April 2013.

Ansyari, Pahmi, Rizmi, Y., Asmawi dan Suhaili, 2008. Telaah Food Habits dan Bio-limnologi Habitat Ikan Be-tok (Anabas Testudineus Bloch) di Perairan Rawa Kali-manan Selatan. Laporan Penelitian, Lembaga Fakultas Perikanan Universitas Lambung Mangkurat, Kaliman-tan Selatan (tidak dipublikasikan).

Ahmad, M., dan Fauzi, 2010. Percobaan Pemijahan Ikan Puyu (Anabas Testudienus), Jurnal Perikanan dan Kelautan, Januari 2010 : 16-24

Osereme, E.E.C., Abraham, A.A., Uduak, A.W., Chris-tina, A., and Abiola, E.O. 2012. Comparison of Three Methods of Digestion for Trace Metal Analysis in Sur-face Dust Collected From an E-waste Recycling Site. Journal of Nature and Science 10(10) : 42-47.

Martin, T.D., Creed, J.T., and Brockhoff, C.A. 1994. Sample Preparation Procedure for Spectrochemcial Determination of Total Recoverable Elements: U.S. Environmental Protection Agency Report, Revision 2.8, EMMC Version, 12 p.

Issac, R.A. and Kerber, J.D. 1971. Atomic Absorption and Flame Photometry: Techniques and Uses in Soil, Plant and Water Analysis. In: Instrumental Methods for Analysis of Soil and Plant Tissue. Soil Science Society of America–Agronomy Society of America, Inc, Madi-son, Wisconsin, p. 17–37.

Arisandi, P. 2002. Bioakumulasi Logam Berat Dalam Pohon Bakau (Rhizopora mucronata) dan Pohon Api-api (Avicennia marina). http: //ecoton.terranet.or.id/tulisan lengkap.php?id=1345. Diakses pada 4 April 2013.

(APHA) American Public Health Association, (AWWA) American Water Works Association and (WEF) Water Environment Federation. 2001. Standard Methods for The Examination of Water and Wastewater (20th ed.). Washington, D.C. 17 p.

Peraturan Gubernur Provinsi Sumatera Selatan No. 16 Tahun 2005 Tentang air Baku untuk Air Minum

WHO, (2003), Malathion in Drinking Water. Back-ground Document for Preparation of WHO Guidelines for Drinking Water Quality. World Health Organistaion (WHO/SDE/WSH/03.04/103). Geneva.

USEPA (1986), Quality Criteria for Water. EPA-440/5-86-001, Office of Water Regulations Stan-dards,Washington DC, USA.

WPCL, 2004, Land Based Water Quality Classification. Official Journal, 25687, Water Pollution Control Legis-lation, Turkey.

Asmawi, S. 1986. Pemeliharaan Ikan dalam Keramba. Jakarta: Gramedia.

Haryadi. 1992. Metode Analisa Kualitas Air.

Effendi, H. 2003. Telaah Kualitas Air Bagi Pengelolaan Sumberdaya. dan Lingkungan Perairan. Kanisius. Yo-gyakarta.

Cahyono, B. 2001. Budi Daya Ikan di Perairan Umum. Kanisius, Yogyakarta, Indonesia.

Ramdani, A., Mawardi, H Dan Kurniawan, W. 2011. Pencemaran Air; http://3superelektron.wordpress.com/pencemaran-air/; Diakses pada 23 November 2013

Fardiaz, S. 1992. Polusi Air dan Udara. Kanisius, Jakar-ta, Indonesia

Peraturan Menteri Pertanian tentang persyaratan tek-nis minimal pupuk organik nomor: 28/Permentan/SR.130/5/2009.

NOAA (National Oceanic and Atmospheric Adminis-tration), 2009. SQUIRT, Screening Quick Reference Tables for in Sediment,

(BSN) Badan Standarisasi Nasional, 2009. [SNI] Stan-dar Nasional Indonesia Nomor 7387:2009. Tentang Ba-tas Maksimum Cemaran Logam Berat dalam Pangan. Jakarta

Prayitno, M.B dan Sabaruddin. 2010. Potensi Hidrologi Danau dan Lahan Gambut Sebagai Sumberdaya Air (Studi Kasus: Danau Air Hitam, Pedamaran, Oki). Makalah disampaikan dalam Seminar Nasional Juru-san Tanah Fakultas Pertanian Universitas Sriwijaya, 13-14 Desember 2010.

(BPOM) Badan Pengawasan Obat dan Makanan No. 03725/B/SK/VII/1989 tentang Batas Maksimum Cema-ran Logam dalam Makanan.

Pratiwi, Rostika, R dan Dhahiyat, Y. 2011. Pengaruh Tingkat Pemberian Pakan Terhadap Laju Pertumbuhan dan Deposisi Logam Berat Pada Ikan Nilem di Karam-ba Jaring Apung Waduk Ir. H. Djuanda. Jurnal Akua-tika Vol. II. No. 2. ISSN 0853-2523. http://www.google.com/#hl=en&sclient=psy-ss&q=baku+mutu+Fe+pada+ikan+Nilem+pdf+waduk+ir.+h.+Juanda&oq=baku+mutu+Fe+pada+ikan+Nilem+pdf+waduk+ir.+h.+Juanda&gs_l=serp.12...88799.90669.3.93985.6.6.0.0.0.3.475.1975.2-2j3j1.6.0.les%3Bcnav_ss%2Cuns%3D0..0.0.0_..1c.1.ixjF dck6Deg&psj=1&bav=on.2,or.r_qf.&fp=cb0d6a630fe111cd&biw=1173&bih=602; Diakses pada 2 maret 2013.

Wati, H., Krisdianto dan Ramli, R. 2009. Kandungan Logam Besi (Fe) dalam Air dan Ikan Sepat (Trichogas-ter Trichopterus Egen) di Sungai yang Melewati Keca-matan Gambut dan Aluh Aluh Kabupaten Banjar. Bi-oscientiae 6: 26-39. http://fmipa.unlam.ac.id/ bioscientiae/wp-content/uploads/2012/02/B-Vol.-6-No.-1-4.pdf. Diakses pada 20 Februari 2013.

Saputra, A. 2009. Bioakumulasi Logam Berat pada Ikan Patin yang Dibudidayakan di Perairan Waduk Ci-rata dan Laboratorium. Tesis pada Sekolah Pascasar-jana Institut Pertanian Bogor. Bogor (tidak dipublikasi-kan)

Sa’dah, Halang,B dan Zaini, M. 2010. Pengaruh Pem-berian Campuran Lumpur Pengolahan Limbah Karet Dan Media Tanah Terhadap Kandungan Cadmium (Cd) Tanaman Selada (Lactuca sativa L). Jurnal Wa-hana-Bio 3: 98-109.

Darmono, 1995. Logam dalam Sistem Biologi Makhluk Hidup. Universitas Indonesia-Press. Jakarta.

Eneji, S.I., Sha'Atol, R. and Annune. P.A. 2011. Bioaccumu-lation of Heavy Metals in Fish (Tilapia Zilli and Clarias Gariepinus) Organs from River Benue, North-Central Nigeria Department of Chemxs` trv and Centre for Agro-chemical Technology, University of Agriculture P. M. B. 2373 Makurdi, Benue State, Nigeria. Pak. J. Anal. Envi-ron. Chem 12(1 & 2): 25-31.

Ikingura, J.P. & H. Akagi. 1999. Methylmercury pro-duction and distribution in aquatic systems. Science of Total Environment J. 23(4): 109-118.

Dahuri, R., Rais J., Ginting, S.P. dan Sitepu, M.J. 1996. Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Lautan Secara Terpa-du. PT Pradnya Paramita. Jakarta.

Simbolon, D., Simange, M.S. dan Wulandari, Y.S. 2010. Kandungan Merkuri dan Sianida pada Ikan yang Tertangkap dari Teluk Kao, Halmahera Utara. Ilmu Ke-lautan 15(3): 126-134.

Mokoagouw, D. 2000. Kajian Peredaran Logam Berat (Hg, Cd, Pb, Cu, dan Zn) pada Perairan Pantai di Kodya Bitung Provinsi Sulawesi Utara. Disertasi pada program Pascasarjana IPB, Bogor (tidak dipublikasikan).

Suseno, S.H., Tajul, A.Y., Nadiah, W.A., Hamidah, Asti and Ali, S. 2010. Proximate, fatty acid and mineral composition of selected deep sea fish species from Southern Java Ocean and Western Sumatra Ocean, Indonesia. Int. Food Res. 17: 905-914.

Leiwakabessy, F.M., U.M. Wahjudin dan Suwarno. 2003. Bahan kuliah Kesuburan tanah. Jurusan Tanah. Fakultas Pertanian. Institut Pertanian Bogor.

Pickhardt, P.C., Stepanova, M.C., Fisher, N.S. 2006. Contrasting Uptake Routes and Tissue Distributions of Inorganic and Methylmercury in Mosquitofish (Gambu-sia affinis) and Redear Sunfish (Lepomis microlophus) Environ. Toxicol. Chem. 25(8): 2132–2142.

Sigit. S. 1993. Toksikologi Limbah Pabrik Kulit terha-dap Cyprinus Carpio L. dan Kerusakan Insang. Jurnal Lingkungan dan Pembangunan 13;4 : hal. 247 – 260. Jakarta.

Hendrata, S. 2004. Pemanfaatan Ikan Nila (Oreochro-mis Niloticus) Sebagai Bioindikator untuk Menilai Efek-tifitas Kinerja IPAL Rumah Sakit Pupuk Kaltim, Bon-tang. Tesis pada Program Magister Ilmu Lingkungan Program Pascasarjana Universitas Diponegoro. Sema-rang (tidak dipublikasikan).

McNeely, R.N., et al. 1979. Water Quality Source Book, A guide to Water Quality Parameter. Inland Wa-ters Directorate Water Quality Branch, Ottawa, Cana-da.

Peraturan Menteri Kesehatan Nomor: 416/Men.Kes/Per/Ix/1990 Tentang Syarat-syarat Dan Pengawasan Kualitas Air.

Moore, J.W. 1991. Inorganic Contaminat of Surface Water. Springer Verlag, New York.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
Jurnal Penelitian Sains (JPS) Published by Faculty of Mathematic and Natural Science Sriwijaya University is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.