Daya Hambat Senyawa Bioaktif Pada Mangrove Rhizophora sp. Sebagai Antibakteri Dari Perairan Tanjung Api-Api, Sumatera Selatan

Sri Rahayu, Rozirwan Rozirwan, Anna Ida Sunaryo Purwiyanto

Abstract


Mangrove memiliki beberapa senyawa yang mampu dijadikan sebagai antibakteri, salah satunya jenis mangrove Rhizophora apiculata. Sampel mangrove jenis R. apiculata diambil dari Tanjung Api-api, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan. Tujuan penelitian ini untuk menentukan potensi senyawa bioaktif R. apiculata sebagai antibakteri dan menentukan (KHM) dari ekstrak mangrove terhadap bakteri S. aureus dan E. coli. Metode penelitian mencakup pengambilan sampel mangrove dari bagian akar, batang dan daun, pengeringan dan penghalusan, maserasi dan ekstraksi dengan menggunakan pelarut metanol, uji aktivitas antibakteri, uji (KHM) dan analisis data menggunakan Beda Nyata Jujur (BNJ). Hasil penenlitian menunjukkan mangrove R. apiculata memiliki aktivitas antibakteri paling tinggi 23,9 ± 21,3 mm untuk bakteri E.coli sedangkan bakteri S. aureus memiliki aktivitas antibakteri 14 ± 10,8 mm. Nilai KHM ditunjukkan pada semua ekstrak R. apiculata terhadap bakteri E.coli pada konsentrasi 250 ppm 6,08 ± 6,01 mm dan konsentrasi 2000 ppm batang 6,11 mm.

Full Text:

PDF

References


Amirkaveei S dan Behbahani BA. 2011. Antimicrobial Effect Of Mangrove Extract On Escherchia Coli And Penicillim Digitatum. Journal Of International Conference On Food Engineering and Biotechnology IPCBEE Vol. 9. Hml. 158 - 188.

Dewi FK. 2010. Aktivitas antibakteri ekstrak etanol buah mengkudu (Morinda citrifolia, Linnaeus) terhadap bakteri pembusuk daging segar. [skripsi]. Surakarta : Universitas Sebelas Maret.

Ernawati dan Hasmila I. 2015.Uji fitokimia dan aktivitas antibakteri senyawa metabolit sekunder ekstrak metanol daun mangrove (Rhizophora mucronata). Jurnal Bionature Vol. 16 (2): 98 - 102.

James J, Baker C dan Swain H. 2002. Prinsip-prinsip sains untuk keperawatan. Diterjemahkan oleh Indah Retno Wardhani. Jakarta : Erlangga. 245 hlm.

Poeloengan M, Susan dan Andriani. 2005. Efektivitas ekstrak daun sirih terhadap mastitis subklinis. Jurnal Veteriner. 1015-1019 hlm.

Rahayu E. 2012. Aktivitas gabungan ekstrak bakau (Rhizophora apiculata), alamanda (Allamanda schottii), dan binahong (Anredera cordifolia) terhadap enzim tirosinase. [Skripsi]. Bogor : Institut Pertanian Bogor.

Renaldi, Rozirwan dan Ulqodry TZ. 2018. Bioaktivitas senyawa bioaktif pada mangrove Avicennia marina dan Bruguiera gymnorrhiza sebagai antibakteri yang diambil dari Pulau Payung dan Tanjung Api-api. Jurnal Maspari Vol. 10 (1): 73 – 80.

Usman. 2017. Uji fitokimia dan uji antibakteri dari akar mangrove Rhizophora apiculata terhadap bakteri Escherichia coli dan Staphylococcus aureus. Jurnal Kimia Dan Pendidikan Kimia Vol. 2 (3): 169 – 177.

Zuhud AM. 2001. Aktivitas antimikroba ekstrak kedawung terhadap bakteri patogen. Jurnal Teknologi dan Industri Pangan Vol. 11.




DOI: https://doi.org/10.26554/jps.v21i3.544

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


   

  

 

 

Creative Commons License

Jurnal Penelitian Sains (JPS) Published by UP2M, Faculty of Mathematic and Natural Science Sriwijaya University is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

 

View My Stats