Analisis Nitrat Dan Fosfat Pada Sedimen Di Muara Sungai Banyuasin, Kabupaten Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan

Intan Regita Permatasari, Beta Susanto Barus, Gusti Diansyah

Abstract


Nitrat dan fosfat merupakan nutrien yang dibutuhkan serta memiliki pengaruh
terhadap pertumbuhan dan perkembangan hidup organisme di perairan. Apabila kedua
unsur ini mengalami jumlah berlebih akan menjadi pencemar yang dapat menurunkan
kualitas perairan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan nitrat dan fosfat
serta mengkaji konsentrasi nitrat dan fosfat pada sedimen berdasarkan klasifikasi
kesuburan perairan di Muara Sungai Banyuasin. Penelitian ini telah dilaksanakan pada
bulan Oktober - Desember 2018. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi
nitrat pada sedimen di Muara Sungai Banyuasin berkisar antara 0,56 - 4,28 mg/kg dan
konsentrasi fosfat berkisar antara 13,80 - 32,19 mg/kg. Berdasarkan kandungan nitrat
pada sedimen, Muara Sungai Banyuasin termasuk dalam kategori kurang subur
sedangkan berdasarkan kandungan fosfat pada sedimen, Muara Sungai Banyuasin
dikategorikan dalam kesuburan yang tinggi.

Full Text:

PDF

References


Amelia Y, Max RM, Pujiono WP. 2014. Sebaran struktur sedimen, bahan organik, nitrat dan fosfat di perairan dasar Muara Morodemak. Diponegoro journal of maquares. Vol. 3 (4): 208-215.

Andriana W. 2008. Keterkatitan struktur komunitas makrozoobenthos sebagai indikator keberadaan bahan organik di perairan hulu Sungai Cisadane Bogor, Jawa Barat [skripsi]. Bogor: Departemen Manajemen Sumberdaya Perairan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Institut Pertanian Bogor.

Arisandy KR, EY Herawati, E Suprayitno. 2012. Akumulasi logam berat timbal (Pb) dan

gambaran histologi pada jaringan Avicennia marina (forsk.) Vierh di perairan pantai Jawa Timur. Jurnal Penelitian Perikanan. Vol. 1(1): 15-25.

Aritonang AE, Heron S, Anna ISP. 2014. Laju pengendapan sedimen di Pulau Anakan Muara Sungai Banyuasin, Sumatera Selatan. Jurnal Maspari. Vol. 6 (2): 133- 141.

Arizuna M, Djoko S, MR Muskananfola. 2014. Kandungan nitrat dan fosfat dalam air pori sedimen di Sungai dan Muara Sungai Wedung Demak. Diponegoro Journal of

Maquares. Vol. 3 (1): 7-16.

Balai Penelitian Tanah. 2009. Petunjuk Teknis Analisis Kimia Tanah, Tanaman, Air, dan Pupuk. Bogor: Departemen Pertanian. 234 hal.

Darlita RR, Benny J, Rija S, 2017. Analisis beberapa sifat kimia tanah terhadap peningkatan produksi Kelapa Sawit pada tanah pasir di Perkebunan Kelapa Sawit Selangkun. Jurnal Agrikultura. Vol. 28 (1): 15-20.

Dewi NNDK, I Gusti NPD, Yulianto S. 2017. Kandungan nitrat dan fosfat sedimen serta keterkaitannya dengan kerapatan mangrove di kawasan Mertasari di aliran sungai TPA Suwung Denpasar, Bali. Journal of marine and aquatic science. Vol. 3 (2): 180-190.

Fahruddin M, Fredinan Y, Isdradjad S. 2017. Kerapatan dan penutupan ekosistem lamun di pesisir Desa Bahoi, Sulawesi Utara. Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan

Tropis. Vol. 9 (1): 375-383.

Irmawan RN, Zulkifli H, Hendri M. 2010. Struktur komunitas makrozoobentos di estuaria Kuala Sugihan Provinsi Sumatera Selatan. Jurnal Maspari. Vol. 1 (1): 53-58.

Karim YM, Siti A, Zainuddin, Rustam, Mukhlis S. 2012. Analisis pengembangan silvofishery untuk budidaya kepiting bakau pada kawasan mangrove di pesisir Kabupaten Pangkep. Laporan Lengkap Penelitian Berbasis Program Studi. Makassar: Universitas Hasanuddin. 49 hal.

Lestari. 2008. Distribusi dan partisi geokimia logam berat dalam sedimen di Teluk Jakarta [tesis]. Depok: Program Studi Ilmu Kelautan, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Indonesia. 85 hal.

Madjid A. 2007. Dasar-dasar ilmu tanah: bahan ajar online. Palembang: Fakultas Pertanian, Universitas Sriwijaya.

Makatita JR, AB Susanto, Jubhar CM. 2016. Kajian zat hara fosfat dan nitrat pada air dan sedimen padang lamun Pulau Tujuh Seram Utara Barat Maluku Tengah. Seminar Nasional FMIPA-UT.

Maulana MH, Lilik M, Sri YW. 2014. Studi kandungan fosfat bioavailable dan karbon organik total (KOT) pada sedimen di Muara Sungai Manyar Kabupaten Gresik. Buletin Oseanografi Marina. Vol. 3(1): 32-36.

Menon RG. 1973. Soil and Water Analysis. Food and Agriculture Organization, United Nations Development: Palembang. 188 hal.

Risamasu FJL, Hanif BP. 2011. Kajian zat hara fosfat, nitrit, nitrat, dan silikat di perairan Kepulauan Matasiri, Kalimantan Selatan. Jurnal Ilmu Kelautan. Vol. 16 (3):

-142.

Rizal AC, Yudi NI, Eddy A, Lintang PSY. 2017. Pendekatan status pada sedimen untuk mengukur struktur komunitas makrozoobentos di wilayah muara sungai dan pesisir Pantai Rancabuaya, Kabupaten Garut. Jurnal Perikanan dan Kelautan. Vol. 8 (2): 7-16.

Roswaty MR, Muskananfola, PW Purnomo. 2014. Tingkat sedimentasi di Muara Sungai

Wudung Kecamatan Wedung, Demak. Maquares. Vol. 3 (2): 129-137.

Setiawan H. 2013. Status ekolohi hutan mangrove pada berbagai tingkat ketebalan. Jurnal Penelitian Kehutanan Wallacea. Vol. 2 (2): 104-120.

Sihombing RF. 2011. Kandungan klorofil-a fitoplankton di sekitar perairan Desa Sungsang Kabupaten Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan [skripsi]. Indralaya: Universitas Sriwijaya.

Sinaga T. 2009. Keanekaragaman makrozoobenthos sebagai indikator kualitas perairan Banau Toba Samosir Balige Kabupaten Toba Samosir [thesis]. Medan: Universitas Sumatera Utara.

Surbakti H. 2010. Pemodelan sebaran sedimen tersuspensi dan pola arus di perairan Pesisir Banyuasin, Sumatera Selatan [thesis]. Bogor: Institut Pertanian Bogor.

Surbakti H. 2012. Karakteristik pasang surut dan pola arus di Muara Sungai Musi, Sumatera Selatan. Jurnal Penelitian Sains. Vol. 15 (1): 35-39.

Tambas D, Marsi, Diha MA. 2009. Prosedur Analisis Tanah, Air, dan Tanaman. Jurusan Ilmu Tanah, Fakultas Pertanian. Universitas Sriwijaya: Inderalaya.

Wibisono MS. 2011. Pengantar ilmu kelautan. Edisi 2. Jakarta: Universitas Indonesia. 136-139 Hal.

Zulhaniarta D, Fauziyah, Anna IS, Riris A. 2015. Sebaran konsentrasi klorofil-a terhadap nutrien di Muara Sungai Banyuasin Kabupaten Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan. Jurnal Maspari. Vol. 7 (1): 9-20




DOI: https://doi.org/10.36706/jps.v21i3.545

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


   

  

 

 

Creative Commons License

Jurnal Penelitian Sains (JPS) Published by UP2M, Faculty of Mathematic and Natural Science Sriwijaya University is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

 

View My Stats