Estimasi Ketidakpastian Pengukuran Pada Metode Analisa Proksimat di Laboratorium Kimia Hasil Pertanian Universitas Sriwijaya

Hafsah Hafsah, Elsa Juniar, Lismawati Lismawati

Abstract


Ketelusuran hasil pengukuran ke satuan SI diperlukan oleh laboratorium untuk menjamin hasil pengujian dapat dipertanggungjawabkan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengestimasi ketidakpastian pengukuran dari setiap langkah dalam rantai ketertelusuran sehingga ketidakpastian total dari seluruh tahapan metode analisa proksimat dapat diperhitungkan. Metode analisa proksimat yang digunakan pada penelitian ini berdasarkan SNI 01-2354:2006. Sebagai bahan contoh digunakan SRM (Standard Reference Material) berupa contoh biskuit dari Balai Besar Industri Agro yang diperuntukkan untuk uji profisiensi. Dari penelitian ini didapat nilai kadar air untuk contoh adalah 2.86 ±0.04, kadar abu 1.73± 0.04, kadar lemak 18.65 ±0.2,  kadar protein 7.69 ±0.1. Dari hasil perhitungan ketidakpastian pengukuran analisis proksimat di laboratorium Kimia Hasil Pertanian sudah mampu untuk memberikan hasil yang presisi dan sesuai dengan standar SRM dari Balai Besar Industri Agro. Evaluasi nilai ketidakpastian pengukuran untuk analisis proksimat dinilai memuaskan karena nilai ketidakpastian gabungan lebih kecil dari 2/3 CV Hortwitz.


Full Text:

PDF

References


SNI ISO/IEC 17025:2017, “Persyaratan umum kompetensi laboratorium pengujian dan laboratorium kalibrasi,” BSN, 2017.

Mardiana dan Tim lab Mania, Penetapan Estimasi Ketidakpastian Pengujian Kimia, Cetakan pe. Jakarta: PT. Labmania INdonesia Jaya, 2019.

Badan Standarisasi Nasional, “Cara Uji Kimia - Bagian 1: Penentuan Kadar Abu pada Produk Perikanan,” pp. 1–4, 2006.

Badan Standardisasi Nasional, “Cara Uji Kimia-Bagian 2: Penentuan Kadar Air pada Produk Perikanan,” pp. 1–4, 2006.

Badan Standarisasi Nasional Indonesia, “Cara uji kimia -Bagian 3 : Penentuan kadar lemak pada produk perikanan,” pp. 1–4, 2006.

Badan Standarisasi Nasional Indonesia, “Cara uji kimia - Bagian 4: Penentuan kadar protein pada produk perikanan,” pp. 1–6, 2006.

WHO/FAO, “Food energy – methods of analysis and conversion factors. Report of a technical workshop,” FAO Food Nutr. Pap., 2003.

Manikharda, “Perbandingan Metode dan Verifikasi Analisis Total Karbohidrat dengan Metode Luff-Schoorl dan Anthrone Sulfat,” Bogor : Institut Pertanian Bogor. Institut Pertanian Bogor, Bogor, 2011.

S. L. R. Ellison, M. Rosslein, A. Williams, L. A. Konopel’ko, and A. V. Garmash, EURACHEM/CITAC Guide: Quantifying Uncertainty in Analytical Measurement. 2003.

W. C. Nugraha, Y. S. Ridwan, and E. Boes, “ANALISIS PROKSIMAT PADA PRODUK DAGING OLAHAN DAN NILAI KETIDAKPASTIANNYA,” Pros. Semin. Nas. Penelit. dan PKM Sains dan Teknol., 2015.

Riyanto, “Validasi & Verifikasi Metode Uji Sesuai dengan ISO/IEC 17025 Laboratorium Pengujian dan Kalibrasi,” pp. 1–154, 2014.

E. Nuraini, T. Sussana, and Sunardi, “Ketidakpastian Pengukuran Pada Metode AANC untuk Analisis Cuplikan Sedimen,” Pros. PPI-PDIPTN, pp. 256–262, 2007.




DOI: https://doi.org/10.26554/jps.v23i2.616

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


   

  

 

 

Creative Commons License

Jurnal Penelitian Sains (JPS) Published by UP2M, Faculty of Mathematic and Natural Science Sriwijaya University is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

 

View My Stats