Potensi Beberapa Jenis Tanaman Hias sebagai Fitoremediasi Logam Timbal (Pb) dalam Tanah

Dede Haryanti, Dedik Budianta, Salni Salni

Abstract


Pencemaran logam berat menjadi issue penting secara global terhadap masalah lingkungan, kese-hatan, ekonomi dan perencanaan. Mengingat Pb tergolong logam berat dengan sifat toksik tinggi, maka untuk menghilang Pb dari tanah perlu dilakukan remediasi secara fitoremediasi. Penelitian ini dilakukan di rumah bayang di kampus Program Pascasarjana, Universitas Sriwijaya. Metode yang digunakan yaitu penambahan logam Pb ke dalam media tanah sebanyak 319,71 mg.kg-1 dengan media tanah sebanyak 5 kg setiap perla-kuan. Setelah 60 hari tanam dilakukan analisa kandungan logam Pb pada media tanah dan tanaman dengan metode analisa AAS yang dilakukan di di laboratorium Jurusan Tanah, Fakultas Pertanian, Universitas Sriwi-jaya. Hasil yang diperoleh dari analisa laboratorium dilakukan perhitungan akumulasi logam Pb dengan faktor biokonsentrasi untuk mengetahui kemampuan tanaman dalam mengakumulasi logam Pb. Hasil penelitian me-nunjukkan bahwa kemampuan tanaman hias dalam menyerap logam Pb berbeda dan tergantung dengan je-nis tanaman. Tanaman Hanjuang (Cordyline fruicosa) mempunyai kemampuan menyerap logam Pb yang lebih tinggi dengan nilai 2,36 mg.kg-1.hari-1, diikuti oleh tanaman Sambang Dara (Excoecaria cochinensis) dengan nilai 1,70 mg.kg-1.hari-1. Tanaman yang paling rendah menyerap logam Pb adalah tanaman Lidah Mertua (Sanseviera trifasciata Prain) dengan nilai konsentrasi logam Pb yaitu 0,65 mg.kg-1.hari-1. Efisiensi penyerapan logam Pb oleh tanaman yang tertingi dimiliki oleh tanaman Hanjuang (Cordyline fruicosa) yaitu 44,28%. Per-tumbuhan tanaman selama 60 hari penelitian juga bervariasi dan tanaman yang memiliki pertumbuhan ter-baik adalah tanaman Hanjuang (Cordyline fruicosa). Dengan demikian, tanaman Hanjuang (Cordyline fruicosa) merupakan tanaman terbaik dalam menyerap logam Pb dalam tanah.

Full Text:

PDF

References


1 Saeni, M.S.. 1997. Kimia Lingkungan. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Jakarta. Pusat Antar Universitas Ilmu Hayat. IPB.

2 Fardiaz, S. 2005. Polusi Air dan Udara. Kanisius. Yogyakarta.

3 Balai Penelitian Tanah. 2002. Penelitian Inventarisasi dan Pengendalian Dampak Lingkungan. Laporan Ak-hir Bagian Proyek Penelitian dan Pengembangan Ke-suburan Tanah dan Iklim. Bogor.

4 Schnoor, J.L and Mc Cutcheon, S.C.. 2003. Phytore-mediation Transformation and Control of Contami-nants. Wiley-Interscience Inc. USA.

5 Liao, S.W. & Chang, W.L. 2004. Heavy Metal Phytore-mediation by Water Hyacinth at Constructed Wetlands in Taiwan, Jl. Aquat. Plant Manage.42.

6 Bennet L.E., Burkhead J.L., Hale K.L., Terry N., Pilon M., Pilon-Smits E.A. 2003. Analysis of Transgenic In-dian Mustard Plants for Phytoremediation of Metal-Contaminated Mine Tailings. J. Environ. Qual. Vol.32(2). Page 4329440.

7 Sarwoko, M., Cecilia M., dan Yetrie Y.L.. 2008. Sistem Loop Pemulihan Tanah Tercemar Timbal Mengunakan Proses Bioaugmentasi Kompos dan Fitoremediasi Ta-naman Jarak Pagar. Seminar Masyarakat Peneliti Kaju di Universitas Palangka Raya. Diakses tanggal 10 Okto-ber 2013.

8 Nastiti, S.I, Suprihatin, Burhanudin dan Aida Novita. 2002. Penyerapan Logam Pb Dan Cd oleh Eceng Gondok : Pengaruh Konsentrasi Logam dan Lama Waktu Kontak. J. Tek. Ind. Pert. Vol. 16(1), 44-50.

9 Henggar, H. 2009. Potensi Tanaman Dalam Mengakumulasi Logam Cu pada Media Tanah Terkontaminasi Limbah Padat Industri Kertas. BS, Vol. 44, No. 1, Juni 2009 : 27 – 40. Diakses tangga 15 Mei 2013.

10 Winarso, S. 2005. Kesuburan Media. Dasar Kesehatan dan Kualitas Media. Gava Media. Yogyakarta.

11 Cecep K. S. 1997. Penggunaan Kotoran Sapi, Dolomit dan Zeolit Pada Oxyc Dystropepts Darmaga yang diberi Perlakuan Logam Berat pada Taraf Meracun dan Pengaruhnya terhadap Pertum-buhan Vegetatif Jagung. Fakultas Pertanian, IPB. Bogor.

12 Lahudin. 2007. Aspek Unsur Makro dalam Kesuburan Media. Medan. USU press.

13 Dahlan, EN. 2004. Membangun Kota Kebun Bernuansa Hutan Kota. Bogor. IPB Press. 14 Haryati, M., T. Purnomo, dan S. Kuntjoro. 2012. Kemampuan Tanaman Genjer (Limnocharis Flava (L.)Buch) Menyerap Logam Berat Timbal (Pb) Limbah Cair Kertas pada Biomassa dan Waktu Pemaparan yang Berbeda. LenteraBio Vol. 1 No. 3 September 2012:131–138. 15 Dita, D.A. dan Kristanti, I.P.. 2013. Pengaruh Pemberian Mikoriza Glomus fasciculatum Terhadap Akumulasi Logam Timbal (Pb) Pada Tanaman Euphorbia milii. Jurnal Sains san Seni Pomits, Vol. 2, No.1, (2013) 2337-3520.

16 Ghosh, M. dan Singh,S.P. 2005. A Review on Phytoremediation of Heavy Metals and Utilization of its Byproducts. Applied Ecology and Environmental Research 3 (1): 1 -18.




DOI: https://doi.org/10.56064/jps.v16i2.72

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


   

  

 

 

Creative Commons License

Jurnal Penelitian Sains (JPS) Published by UP2M, Faculty of Mathematic and Natural Science Sriwijaya University is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

 

View My Stats