Penelitian dilakukan untuk mengetahui adanya kemungkinan pencemaran timbal dari kendaraan bermotor terhadap udara di sekitar jalan Inderalaya-Palembang melalui bioindikator daun pisang. Hasil yang diperoleh dibandingkan dengan tingkat cemaran timbal berdasarkan baku mutu makanan yang berlaku. Sampel daun pisang diambil dari sekitar jalan Inderalaya-Palembang dengan jarak tiap titik pengambilan ± 5 km, dengan titik sampling pertama di dimpang empat Musi II dan terakhir di persimpangan jalan Sarjana, Inderalaya OKI. Penentuan konsentrasi timbal dilakukan dengan metode spektrofotometri serapan atom non nyala. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi timbal dalam sampel daun pisang dari sekitar jalan Inderalaya-Palembang berkisar dari 0,006 ppm sampai 0,391 ppm, dengan konsentrasi terendah di daerah Sarjana, Inderalaya, OKI. Konsentrasi rata-rata keseluruhan lokasi adalah 0,19 ppm. Tingkat cemaran timbal dalam daun pisang masih dibawah ambang batas baku mutu makanan yang dikeluarkan oleh Dirjen POM tahun 1989 yakni 2 ppm.